PERSAMAAN LINIER
Nama : Ikhsan aufal
Npm : 24315015
Kelas : TE 24 A
DEFINISI PERSAMAAN LINIER
Sistem persamaan linear bisa diartikan sebagai suatu persamaan aljabar. Dimana persamaan linear sendiri memiliki karakteristik pada setiap sukunya mengandung konstanta atau perkalian konstanta dengan variabel tunggal.
TUJUAN
1.Memahami konsep garis
2.Menentukan garis gradien
3.Menentukan garis hubungan dan gradien
CIRI CIR
1.Persamaan linier akan memiliki pangkat satu.
2.Persamaan linier tidak memiliki variabel perkalian.
3.Persamaan linier biasanya akan terdiri dari dua ruas yang akan dihubungkan dengan tanda sama dengan (=).
4.Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian pada kedua ruas persamaan linear tidak akan mengubah bentuk nilai persamaan.
KETERANGAN DALAM PERSAMAN LINER
Dalam proses penyelesaiannya, persamaan linier akan menggunakan rumus-rumus tertentu. Dalam rumus persamaan linear tersebut akan memiliki beberapa unsur penting. Pada penjelasan sebelumnya beberapa unsur dalam penyelesaian persamaan linear sudah dijelaskan secara singkat.
ILUSTRASI PERSMAAN GARIS
Persamaan garis umumnya ditulis dalam beberapa bentuk, antara lain:
Bentuk umum: Ax + By + C = 0
A, B, dan C adalah konstanta (bilangan tetap).
x dan y adalah variabel.
Bentuk eksplisit: y = mx + c
m adalah gradien (kemiringan) garis.
c adalah titik potong sumbu y.
KEMIRINGAN (GARDIEN)
GARIS
a.Bentuk kemiringan titik dengan titik (x1,y1) dan m:
B. Bentuk potongan lereng dengan potongan m dan y:
Hubungan garis dan taman
memungkinkan:
1. Persamaan L1 : y = m1x + c1
2. Persamaan L2 : y = m2x+c2
kemudian
Jika L1 dan L2 sejajar maka m1 = m
jika L1 dan L2 tegak lurus maka m1.m2= -1
KESIMPULAN
Persamaan linear adalah konsep dasar dalam matematika yang sangat penting untuk dipahami. Memahami sifat-sifat dan cara menyelesaikan persamaan linier akan sangat membantu dalam mempelajari topik-topik matematika yang lebih lanjut, serta dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan berbagai bidang ilmu.

Komentar
Posting Komentar